Jimmy Lin mewawancarai pembalap F1 Michael Schumacher untuk majalah internasional GQ di Shanghai beberapa hari sebelum ayah Jimmy meninggal. Ketika Schumacher mengetahui tentang dukacita yang dialami Jimmy ia mengirim ucapan bela sungkawa melalui manajer nya. Upacara peringatan akan diselenggarakan pada tanggal 22 Mei 2011 di Taipei.
Jimmy mengerjakan tugasnya sebelum ia bertemu dengan Schumacher dan melakukan seluruh wawancara dalam bahasa Inggris. Dia bertanya lebih dari 20 pertanyaan dalam bidang yang berbeda: kehidupan, pengalaman balap dan amal. Jimmy berkata, “Schumacher adalah pembalap F1 yang paling aku kagumi. Selain prestasinya yang luar biasa di arena balap, aku juga menghormati karya amal yang dilakukannya. Dia menyumbangkan uang untuk membantu para pengungsi untuk bisa membangun kembali rumah mereka yang hancur pada saat Tsunami 2004 yang lalu.”
Ini adalah pertemuan ketiga Jimmy dengan Schumacher. Mereka terakhir bertemu di Sirkuit F1 Shanghai. Jimmy menggunakan seluruh saluran yang tersedia untuk masuk ke pit Ferrari dan bertemu Schumacher sendiri. Pada waktu lain Jimmy selalu diikuti oleh fans untuk tanda tangan. Di depan Schumacher, ia adalah seperti salah satu dari sekian banyak fans yang sedang mengemis untuk mendapatkan perhatian Schumacher. Kita akan terbayang sesuatu yang lucu, yaitu saat fans mengejar Jimmy dan Jimmy malah mengejar-ngejar Schumacher.
Schumacher memberi Jimmy sepasang sepatu edisi terbatas yang dirancangnya dan dia mengundang Jimmy untuk makan malam pribadi pada hari berikutnya.
Source: UDN
Jimmy mengerjakan tugasnya sebelum ia bertemu dengan Schumacher dan melakukan seluruh wawancara dalam bahasa Inggris. Dia bertanya lebih dari 20 pertanyaan dalam bidang yang berbeda: kehidupan, pengalaman balap dan amal. Jimmy berkata, “Schumacher adalah pembalap F1 yang paling aku kagumi. Selain prestasinya yang luar biasa di arena balap, aku juga menghormati karya amal yang dilakukannya. Dia menyumbangkan uang untuk membantu para pengungsi untuk bisa membangun kembali rumah mereka yang hancur pada saat Tsunami 2004 yang lalu.”
Ini adalah pertemuan ketiga Jimmy dengan Schumacher. Mereka terakhir bertemu di Sirkuit F1 Shanghai. Jimmy menggunakan seluruh saluran yang tersedia untuk masuk ke pit Ferrari dan bertemu Schumacher sendiri. Pada waktu lain Jimmy selalu diikuti oleh fans untuk tanda tangan. Di depan Schumacher, ia adalah seperti salah satu dari sekian banyak fans yang sedang mengemis untuk mendapatkan perhatian Schumacher. Kita akan terbayang sesuatu yang lucu, yaitu saat fans mengejar Jimmy dan Jimmy malah mengejar-ngejar Schumacher.
Schumacher memberi Jimmy sepasang sepatu edisi terbatas yang dirancangnya dan dia mengundang Jimmy untuk makan malam pribadi pada hari berikutnya.
Source: UDN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar