Rabu, 30 November 2011

Sungkyunkwan Scandal Lesson 13


Cho Sun : Tapi bukan saya yang ada dalam hati Tuan muda, apa saya boleh menebak siapa yang disukai Tuan Muda?
Cho Sun bangkit dan jalan mengitari meja. Berdiri di samping Sun Joon dan dengan anggun membungkuk lalu mencium pipi Sun Joon!

Yoon Hee syok, Hyo eun murka! Hyo eun langsung teriak pada Cho Sun. Membuat Sun Joon dan Yoon Hee bengong dan melihat heran ke arah Hyo eun.

Hyo eun menguasai dirinya lagi dan kembali menjadi gadis bangsawan anggun dan pura2 pingsan di pelukan Sun Joon.

Cho Sun tersenyum tipis dan berkata : Nona, saya mohon hentikan. Saya tidak tertarik dengan pria bermartabat seperti Tuan Muda (Sun Joon)

Hyo Eun membuka matanya lagi dan perlahan duduk tegak kembali. Cho Sun meminta maaf, ia beralasan melakukan ini karena ia cemburu. Melihat Tuan muda Kim Yoon Shik memandang Nona, saya jadi cemburu dan ingin membalas Tuan Muda Kim.
Cho Sun dengan anggun berpamitan dan berkata pada Sun Joon kalau Sun Joon berkunjung ke Moran-gak, ia akan menyajikan arak untuknya. Lalu Cho sun pergi.

Yoon Hee lari menyusul Cho Sun.
Yoon Hee : Cho sun!
Cho sun berhenti dan membungkuk. Yoon hee balas membungkuk sedikit dan berkata ia minta maaf : maafkan aku cho sun, ini semua salahku.

Cho Sun : Saya tidak bisa mengendalikan perasaan hati seseorang, tidak ada yang perlu disalahkan. Saya tidak menyalahkan tuan muda karena tidak mencintai saya, jangan khawatir. Saya ebih mencemaskan anda, karena merindukan seseorang yang tidak bisa anda miliki, jika seperti itu anda akan terluka dan akan melukai orang-orang di sekitar anda. Tapi anda tidak bisa melupakannya dan anda akan merasa bagaikan di neraka setiap hari. Itulah cinta pertama. (Cho Sun tahu benar Yoon Hee sepertinya menyukai Sun Joon, tapi ia pikir Yoon hee gay haha..)

Yoon Hee tertegun : cinta pertama?

Hyo Eun percaya saja kalau kata2 Cho sun tadi sungguhan dan ia dengan malu2 berkata bagaimanapun ia adalah milik Tuan Muda Lee Sun Joon, bagaimana Tuan Muda Kim yoon shik bisa memiliki perasaan seperti itu?
Hyo Eun mengambil saputangan-nya dan mengelap pipi Sun Joon. Yoon hee sudah datang lagi dan melihatnya, ia berbalik, tapi ia mendatangi Sun Joon lagi.

Yoon Hee : Maafkan aku, sebenarnya..
Sun Joon : Tidak apa-apa, tinggalkan kami.
Yoon Hee pedih hatinya dan ia mengangguk lalu bergegas pergi. Sun Joon langsung menenggak arak, stress.

Yoon Hee bertemu dengan Ahn Do hyun dkk, mereka mengajak Yoon Hee minum sambil ngobrol. Yoon Hee yang sedang kalut minum saja. Bercawan-cawan arak diminum habis oleh Yoon Hee.

Sun joon terus melihat dengan cemas. Hyo Eun masih saja salah paham kalau Yoon hee minum karena patah hati dengan-nya. Tiba2 Yoon Hee hampir jatuh terjengkang karena mabuk, tapi ia berhasil duduk lagi. Rekan2nya dengan cemas teriak, Daemul!! mereka membantu Yoon Hee duduk.

Sun Joon tidak tahan dan ia mengajak Hyo Eun pulang. Yoon Hee minum terus dan Ahn Do Hyuk dkk mengendap-endap meninggalkan-nya pergi, mereka tidak mau menggendong Yoon Hee pulang haha..

Ahn Do Hyun dkk kembali ke asrama dan berkata Yoon Hee sepertinya sudah patah hati karena dia ditolak Cho Sun. Jelas Cho Sun lebih memilih Sun Joon. (semakin kacau saja salah pahamnya.)

Di atas pohon, bertenggerlah Moon Jae shin...yang mendengar percakapan ketiganya dan nyengir geli, Kim Yoon Shik menyukai Cho Sun? yeah..benar2 menarik.

Sementara Yoon Hee terus minum2, ia akan mengambil cawannya ketika sebuah tangan menahan-nya, tangan Jae shin. Hentikan!

Yoon Hee mengacungkan botol araknya dan nyengir, masih ada ini..

Jae shin langsung merampasnya dan meminum isi botol itu sampai habis. Lalu meletakkan botol itu ke meja, kau mau apa?
Yoon Hee teriak, hei! senior..itu minumanku!

Yoon Hee bangun dan mendekati Jae shin, dan langsung jatuh pingsan di pelukan Jae Shin. Jae shin tertegun, tapi ia langsung menggendong Yoon Hee.
Sun joon ternyata kembali dan melihat keduanya dengan pandangan jealous.

Jae shin menggendong Yoon Hee kembali ke asrama mereka. Yoon Hee memukul dada Jae shin : kau brengsek!
Jae Shin heran : Apa?
Yoon Hee : Meskipun orang lain mengutukimu, bagiku kau adalah orang yang pantas disyukuri...aku selalu hanya menerima darimu. Kau bahkan tidak tahu bagaimana perasaanku...bagaimana kau bisa..

Jae shin salah paham : Apa kau benar2 memanggil seniormu yang mulia dengan panggilan brengsek?

Jae shin geli. (Jae shin salah paham, ia pikir Yoon Hee bicara tentang dirinya, tp sebenarnya tentang Sun Joon..)

Sementara itu Byung Choon memohon Agar Go Bong membantunya membereskan Kim Yoon shik, karena selama ada Lee Sun Joon dan Moon Jae Shin di samping Kim Yoon Shik, mereka tidak bisa berbuat apa-apa dan In Soo pasti akan menendangnya.

Jae shin membaringkan Yoon Hee perlahan di kasurnya, menahan kepala Yoon Hee dengan satu tangan. Tangan lain meraih bantal dan meletakkan di bawah kepala Yoon Hee.

Gerakan itu membuat wajah Jae shin menjadi dekat dengan wajah Yoon Hee. Jae shin meihat ke arah wajah Yoon Hee dan tertegun lalu hik! hik! lalu Jae shin langsung kabur keluar hahaha...

Di luar, Jae shin ingin menenangkan diri dan justru bertemu Sun Joon yang kembali dari tempat makan. Jae shin langsung mendekatinya : Apa yang kau lakukan dan membiarkan dia minum begitu banyak? melebihi yang bisa diterima oleh tubuh kecilnya? Apa kau tidak cemas?

Sun Joon menjawab dingin, mengapa aku harus cemas? Jika kau sangat mencemaskannya, maka kau bisa menjaganya.

Jae shin kaget, sekaligus kesal, ia menarik baju Sun Joon, kau!
Sun joon : Aku tidak ingin mendengar nama Kim Yoon shik dari mulutmu lagi.


Jeongjo membaca petisi dari Menteri Ha yang berisi permintaan untuk membawa Hong Byuk Seo ke pengadilan, karena akhir2 ini Hong byuk seo membunuh dan juga mencuri dari orang2.

Jeongjo : Meniru Hong Gil Dong dan merampok kantor pemerintahan dan kalangan bangsawan, dan mengancam kehidupan rakyat serta mengganggu keamanan negara. Kau bisa menangkapnya.

Hanya, Jeongjo meragukan Hong Byuk seo yang ini, bukankah dulu ia berbicara tentang kebenaran Geum Deung Ji Sa, mengapa sekarang mencuri dan membunuh? Lalu ada laporan kalau Hong Byuk seo akan muncul di Un Jong-ga. Jeongjo heran, tapi menteri Ha berkata Hong Byuk seo sudah mulai sombong. Jeongjo menyindir, kalau sudah tahu seperti itu dan kau gagal menangkapnya, maka pengawal kerajaan akan mendapat malu. Tapi menteri Ha memastikan ia pasti bisa menangkap Hong Byuk seo.

Setelah Menteri Ha menghadap Baginda, ia masuk ke rumah rahasia dimana Hong Byuk seo palsu bersembunyi, si Hong Byuk Seo asli pasti akan tertangkap dan ia janji akan menepati janji yang dibuatnya pada Hong Byuk seo palsu itu.

Paginya, siswa SKK siap2 bertanding hoki. Pintu SKK terbuka untuk umum. semua datang, Menteri Lee dan Ny, Menteri Ha dan Hyo eun, para gisaeng, dll
Menteri Ha dengan yakin berkata pada Menteri Lee kalau salah satu siswa SKK adalah Hong Byuk Seo. Menteri Lee hanya berkata, jangan sampai omong kosongmu ini membuatmu malu.

Jalgeum kuartet terpecah dua, Sun Joon dengan Yong Ha sedangkan Jae Shin dengan Yoon Hee. Byung Choon juga satu tim dengan Yoon Hee dan In soo memberinya peringatan untuk "membereskan" Yoon Shik dengan benar kali ini.

Sun joon berhadapan dengan Yoon Hee tapi kelihatan dingin. (Sun Joon masih stress dan mengira dirinya gay hahaha..jadi dia marah tanpa sebab pada Yoon Hee). Seperti ketika Yoon Hee mengambil sarung tangan Sun joon, bukannya berkata terima kasih, tapi justru pergi begitu saja.

Yoon Hee menyusul Sun Joon dan tanya apa ini karena peristiwa semalam? Yoon Hee minta maaf dan berkata ia sama sekali tidak tertarik dengan Hyo Eun, yang ada di hatinya hanya Cho Sun seorang! (hahaha Yoon Hee juga ngaco, ia pikir Sun Joon benar2 cemburu dan percaya kalau ia naksir Hyo eun)

Sun Joon dengan dingin berkata kalau perasaan Yoon Hee bukan urusan-nya.

Yoon Hee menahan sakit hatinya dan ketika Jae shin mendekat ia berkata kalau ia benar2 harus berusaha sendiri.
Jae Shin : Mengapa? Noron itu mengatakan sesuatu?
Yoon Hee : Selama ini kami selalu ada di sisi yang sama, tapi sekarang aku ingin menunjukkan kalau aku bisa melakukan sesuatu sendiri dengan baik.

Jae Shin yang selama ini melihat kalau Yoon Hee belum juga bisa mengikat sarung tangannya, langsung menarik tangan Yoon Hee dan membantu mengikat-kan sarung tangan Yoon Hee, sambil berkata : Kau tidak sendirian.

Gong dibunyikan dan direktur Choi memberi tanda dimulai pertandingan hoki, kedua tim timur dan barat bersiap. Kedua suporter mulai meneriak-kan yel2 mereka.

Gu Yong Ha ada di pinggir dan Prof Jung heran, Yong Ha berkata ia tidak sehat dan mengulurkan tangannya untuk dicek pada prof Jung, saya terlalu bersemangat semalam.

Prof Yoo meletakkan bola pertama dan disambut In Soo yang mengarahkannya pada...Yoon Hee! Yoon Hee tentu saja senang, tapi sebenarnya ini taktik In Soo untuk membereskan Yoon Shik.

Yoon Hee berusaha membawa bola ke gawang, Jae Shin berusaha membantu Yoon Hee biarpun dihalangi oleh lawan. Byung Choon ternyata ada di dekat gawang dan menunggu Yoon Hee siap untuk memukulnya dengan bergaya seperti akan membantu Yoon Hee, justru Sun Joon menerjang dan merebut bola Yoon Hee.

Yoon Hee mengejar Sun joon dan sekali lagi membuat Byung choon jatuh. Sun Joon berhadapan dengan Yoon Hee, tapi kali ini keduanya tidak ada yang mengalah. Sun Joon menerjang Yoon Hee dan membuat Yoon Hee jatuh. Sun Joon dengan mudah membawa bola ke arah gawang dan langsung mencetak skor, 1-0 untuk tim Noron!

Jae Shin kesal dan membantu Yoon Hee bangun. Sun joon melihat saja (sebenarnya cemas, tapi menahan dirinya), Jae shin langsung mendatangi Sun joon dengan marah. Sun Joon tidak menghiraukan Jae shin dan pergi, Jae Shin membanting tongkat hokinya dan menghadang Sun Joon, membuat semua terperanjat melihat tingkah laku keduanya.

Jae Shin menarik baju Sun Joon. Sun Joon menahan tangannya. Gu Yong Ha melihat keduanya dengan exciting. Ini benar2 menarik, kata Yong Ha. Prof Yoo yang akan memisah tidak dihiraukan.

Jae Shin : Apa yang kau lakukan?
Sun joon : Kita ada dalam permainan, bersenggolan itu biasa.
Jae shin : Kau harus melihat siapa lawanmu! jika kau melakukan itu lagi maka aku akan...
Sun Joon kesal : Jangan mengurusi Kim Yoon shik lagi! lalu mengayunkan tinjunya untuk memukul Jae shin, semua terperanjat

Tiba-tiba sepasang tangan dengan sigap menahan tangan Sun Joon, it's Yoon Hee's! wow..keren!

Yoon Hee : Apa yang kau pikir kau lakukan? menggunakan tinju selama pertandingan, apa kau tidak malu dengan dirimu sendiri?

Yoon Hee melepaskan tangan Sun Joon dan berkata pada Jae shin, jangan pedulikan dia senior, dia tidak pantas dihiraukan! wow..it's harsh girl..Yoon hee jalan pergi, Jae shin mengikutinya.

Tangan Sun Joon gemetaran, ia seperti menyesal karena hampir memukul Jae Shin.

Pertandingan hoki dilanjutkan, kali ini Jae shin dan Sun Joon rebutan bola. Soron vs Noron.

Gu Yong Ha berkomentar, sekarang lihat, ini bisa dikatakan perang tanpa pedang, bagaimana bisa seperti itu? Direktur Choi cemas, bagaimana ini, apa harus berkelahi seperti itu?

Yong Ha senyum, biarkan saja, bagaimanapun keduanya adalah pria berdarah panas. Prof Jung yang dari tadi hanya mendengar komen pada Yong Ha : Bagaimana dengan dirimu? Kau selalu ada di pinggir lapangan mengawasi, saat pertandingan panahan itu juga sama, kau takut bertempur atau takut kalah?
Gu Yong Ha terperanjat sedikit lalu menjawab : Mungkin dua-duanya.

Sementara Jae shin dan Sun joon masih adu otot, bola direbut oleh Gobong dan dioper ke In Soo yang dengan sengaja mengoper ke Yoon Hee. Yoon Hee tanpa curiga menggiring bola ke arah gawang, dimana Byung Choon sudah menanti, siap memukul Yoon Hee.

Tapi ini membuat Yong Ha curiga, ia kenal Ha In soo, ia berkata pada Prof Jung, ini aneh, pemimpin siswa tidak pernah membuat kesalahan seperti ini. Jung Yak Yong juga mulai cemas.

Jae shin melihat Yoon Hee dan Byung Choon yang siap2 menyambutnya. Jae shin melepaskan diri dari Sun joon dan lari untuk membantu Yoon Hee. Go Bong membantu Byung Choon. Yoon Hee berusaha untuk terus lewat dan menggiring bola.

Bencana mulai terjadi ketika In Soo melihat Cho Sun yang bersorak memberi semangat pada Yoon Hee. In Soo cemburu dan ia memutuskan untuk menghadang Yoon Hee, siap dengan tongkat hokinya untuk memukul Yoon Hee dengan kamuflase merebut bola. Jae shin tidak berdaya karena dipersulit oleh Go Bong dan Byung Choon.

Yoon Hee pasrah, ia tahu tidak bisa mengelak dari hantaman In Soo dan memejamkan matanya, In soo mengayunkan tongkatnya sekuat tenaga, semua ketakutan dan tepat saat itu..Lee Sun Joon muncul dan menahan pukulan In Soo dengan punggungnya, membuat Sun Joon dan Yoon Hee jatuh bersama-sama. wow...speechless

In Soo tidak bereaksi, semua menteri kaget. Menteri Ha ketakutan dan ia bingung bagaimana minta maaf pada Menteri Kiri Lee. Direktur Choi...tidak bisa dikatakan lagi bagaimana stressnya beliau satu ini. Yoon Hee bangun dan terperanjat melihat Sun Joon pingsan di sebelahnya.

Menteri Lee kelihatan kesal tapi ia hanya berkata semua ini terjadi dalam pertandingan dan jangan dipikirkan. Lalu Menteri Lee pergi diikuti istrinya. Menteri Ha menghela nafas dan berkata pada putrinya, pembicaraan pernikahan-mu tidak bisa diteruskan, Hyo eun. Hyo eun terpukul sekali.

Permainan dihentikan 15 menit. Gu Yong Ha mendekati In Soo.
Yong ha : Aku tahu kau mengincar Kim Yoon Shik sejak awal. Ini sama sekali tidak seperti dirimu...mengotori tanganmu seperti ini. Tidak masuk akal.

In soo : Apa yang masuk akal dengan mereka (Sun Joon+Yoon Shik+Jae shin). Bagaimana hal seperti ini bisa terjadi, siapa sebenarnya Kim Yoon Shik itu, sehingga putra Menteri Kiri Lee melemparkan tubuhnya demi dia?

Direktur Choi berusaha dengan sekuat tenaga meminta maaf dan menghibur Menteri Kiri Lee. Tapi ayah Sun Joon justru tanya, siapa Kim Yoon shik itu? Anak seperti apa dia?

Yoon Hee duduk termangu, ia syok dengan apa yang terjadi. Jae shin datang membawa air minum, tapi Yoon Hee tidak mengambilnya dan berkata ini semua salahku, aku yang membuat Sun Joon terluka dan langsung lari untuk menemui Sun Joon.

Jae shin berdiri termangu, patah hati.

Sementara Sun joon terbaring di klinik dan mulai sadar. Samar2 ia melihat Prof Jung dan para tabib mondar mandir menyiapkan obat, lalu ia melihat seraut wajah yang paling ia rindukan, wajah Daemul :) bahkan Sun Joon merasakan Yoon Hee menggenggam tangannya.

Sun Joon membuka matanya lagi dan ternyata Ha Hyo eun yang ada di sampingnya, memandang dengan cemas dan ketakutan.

Sun Joon segera melepaskan tangan Hyo Eun. Hyo eun melihat Sun Joon sudah sadar dan bisa duduk maka ia pamit keluar.

Hyo Eun : Tentang pertunangan, kami tidak akan membebani Tuan muda lagi, jaga diri anda.

Hyo eun akan keluar ketika Yoon Hee masuk. Yoon Hee mencemaskan Sun joon, matanya berkaca-kaca, Hyo Eun jadi salah tingkah.

Sementara Sun Joon ingin "menormalkan" dirinya. Maka Sun Joon di depan Yoon Hee sengaja menahan tangan Hyo Eun, tanpa berpikir ia melamar Hyo eun : Maukah kau menikah denganku? menikahlah denganku!

Sun Joon berkata pada Hyo Eun tapi sebenarnya ditujukan pada Yoon Hee : Sampai sekarang, aku tidak pernah gagal meraih apa yang sudah kutetapkan, dan melakukan yang menjadi tujuanku. Aku tidak pernah melanggar janji yang kubuat dan akan melakukannya di masa depan. Jika kau tidak keberatan dengan orang seperti diriku..

Yoon Hee tidak tahan dan perlahan keluar dari klinik, di luar Yoon Hee menangis dan lari, tanpa sadar kalau Jae Shin ada di dekat tembok dan melihatnya lari.

Jae shin jadi ingin tahu ada apa di dalam ruangan dan ia mengintip ke dalam. Ia melihat Sun Joon dan Hyo Eun dan tiba2 sadar, kalau "si brengsek" yang dipanggil Yoon Hee bukan dirinya melainkan Lee Sun joon! Jadi selama ini adalah Lee Sun joon. Patah hati lagi.

Jae shin mencari Yoon Hee dan menemukannya menangis sendirian. Jae shin mendekatinya dan menarik tangan Yoon Hee mengajaknya kembali ke lapangan, pemain terbaik tim Barat tidak boleh seperti ini.

Jae shin : Ada waktu dimana apapun yang dikatakan orang, semua itu tidak bisa menghiburmu. Tapi meskipun kau tidak merasa lebih baik, kau dapat membuat dirimu melupakannya. Kau hanya perlu mengusirnya keluar dari dalam tubuhmu...itu cukup berguna dan aku pikir aku akan mencobanya untuk pertama kalinya, kau seharusnya mencobanya juga.
(hahaha Jae shin ini suka menasihati juga, tapi tunggu waktu menasihati si blue messenger...ditinggal kabur.)

Paruh kedua pertandingan hoki dimulai. Kali ini tanpa Lee Sun Joon yang cedera dan Ha In Soo yang dihukum karena sudah main kasar. Yoon Hee dan Jae Shin sepakat main keras untuk melepaskan stress mereka. Keduanya dengan kompak mempecundangi Go Bong dkk dari tim Noron. Jae shin berhasil menyamakan kedudukan, 1-1.

Tidak lama, tim Jae shin berhasil unggul, 2-1. Lalu Yoon Hee menutup dengan satu gol lagi dan membuat skor bertahan 3-1 untuk kemenangan tim SOron+Namin. Semua bersorak sorai dan menyerukan Daemul! Daemul! hahaha
Yoon Hee dan Jae shin bertukar pandang dan senyum. Lalu semua mengangkat Yoon Hee dan melambungkannya. Jeongjo juga datang diam-diam dan tersenyum menyaksikan pertandingan ini.

Sun Joon melihat kemenangan mereka dan pelayannya berkata mengapa Tuan melihat dengan pandangan seperti itu? Tuan yang luka tapi kenapa justru tampak cemas.

Soon Dol : Tuan sudah berubah, bagaimana tuan bisa melakukan hal2 seperti itu, akhir-akhir ini saya heran, apa benar anda adalah tuan muda saya. Anda mabuk dan seperti anak anjing, dulu anda rapi sekali. Saya ingin tahu akan seperti apa di masa depan.

Sun Joon : Itu semua..adalah masa lalu.

Menteri Lee dan istrinya jalan pulang. Ny. Lee berkata dulu ia pikir anaknya adalah kutu buku saja, tapi melihatnya hari ini, ia tidak cemas lagi. (di novel, salah satu pendukung pernikahan Yoon Hee + Sun Joon ya maminya Sun Joon ini)

Tapi Menteri Lee tidak setuju : Itu justru yang membuatku khawatir, istriku. Dia terlalu impulsif dan emosional, tidak seperti putera kita.

Yoon Hee akhirnya bertemu Sun Joon. Awalnya agak kikuk, lalu Yoon Hee memaksakan senyum dan berterima kasih dengan tulus. Sun Joon berkata tidak perlu karena dia akan melakukan untuk siapapun dan bukan hanya karena Yoon Hee.

Keduanya akan pergi, lalu Yoon Hee berkata : Kalian berdua...

Sun Joon berhenti dan Yoon Hee melanjutkan : tampak serasi bersama, aku ucapkan selamat. Sun Joon tidak menjawab dan jalan pergi.

Yoon Hee dengan galau jalan melewati rekan2nya yang sedang asyik mandi, lalu Yong Ha langsung menyongsongnya lengkap dengan kain untuk menggosok badan, sini..sini Daemul, ayo aku bantu mengguyur badanmu.

Yoon Hee bingung dan berkata tidak perlu. Yong Ha masih membujuk, aku janji, aku akan mengguyurkan air yang segar untukmu, jangan bilang kau tidak mau mandi setelah keringatan ya..

Tiba2 ada yang menutupkan kain ke kepala Yong Ha.

Yong Ha dengan sebal menoleh, ternyata Moon Jae shin datang menyelamatkan Yoon Hee dan memerintah Yoon Hee mengambil tongkatnya yang ketinggalan di lapangan,

ayo sana, cepat pergi! Yoon Hee menunduk dan pergi. Masih kelihatan linglung.

Jae shin memandang kepergian Yoon Hee. Yong Ha kedip2 di dekat Jae shin dan Jae shin mendorong muka Yong Ha : Aku tidak sedang ingin tertawa denganmu.

Yoon Hee jalan ke lapangan dan duduk sendiri.

Jeongjo menemui Prof Jung. Prof Jung kaget tiba2 Baginda datang, mengapa tidak memberi tahu sebelumnya, Yang Mulia?
Jeongjo : Jika memberi tahu bagaimana bisa dikatakan diam-diam?

Jeongjo menyerahkan selebaran dari "Hong Byuk Seo", aku tahu ini jebakan. Jeongjo juga percaya kalau Hong Byuk Seo adalah pelajar SKK, maka ia memerintah Jung Yak Yong untuk menyelamatkan Hong Byuk Seo.

Jeongjo : jangan sampai ia pergi ke tempat itu, jika ia sampai tertangkap oleh Menteri Perang, maka tidak ada lagi yang bisa diharapkan dari Raja menyedihkan ini (karena bagaimana bisa menjadi Raja kalau melindungi seorang pelajar yang mencari keadilan saja tidak mampu?)
Jung Yak Yong : Cheon Na!
Jeongjo : Jika bisa, bawa dia mengadapku, dia mungkin mengetahui keberadaan Geum Deung Ji Sa.

Jae Shin juga membaca pesan palsu dari Hong Byuk Seo dan ia tahu ini undangan untuknya. Semua siswa SKK membicarakan tentang Hong Byuk Seo. Semua sepakat, Hong Byuk Seo seharusnya ditangkap saja, ia cuma pencuri dan pembunuh.

Menteri Ha dan In soo bertemu dan Menteri Ha yakin bisa menangkap Hong Byuk Seo, dan akan melukainya, setelah itu kau yang akan mengurusnya. In soo ingin tahu siapa Hong Byuk seo palsu tapi ayahnya tidak mengatakan apa-apa.

Saat makan siang, semua teman Yoon Hee membicarakan Hong Byuk Seo. Jae shin menoleh ke arah Yoon Hee dan tanya apa kau setuju, kalau Hong Byuk seo hanya seorang pencuri dan pembunuh?
Yoon Hee : Aku yakin ia siswa SKK. Semua pesan dari Hong Byuk Seo ditulis dengan bagus.

Jae shin tersenyum bangga, tapi Yoon Hee melanjutkan : tsk..tsk..tsk orang ini sungguh menyedihkan. Jae shin tertegun.

Yoon Hee : Maksudku, dia menulis semua pesannya dalam huruf Cina yang indah, apa ia berharap orang2 yang tidak berpendidikan yang hanya menguasai Hangeul akan bisa membacanya? Dia sama sekali tidak punya pikiran. Bagaimana ia bisa mengungkapkan kebenaran? Bagaimana sebenarnya pikirannya, bagaimana ia akan bisa mengubah dunia?

Jae shin memandang Yoon Hee dengan tajam. Yoon Hee berhenti mengunyah, dan Jae shin ketawa ngakak. Kau benar! Hong Byuk Seo..orang menyedihkan yang bodoh itu. Jae shin ketawa lebar, Yoon Hee juga ikut ketawa.

Dari seberang meja, Yong Ha memainkan sendoknya dan Sun Joon tampak terbakar cemburu. Sun Joon membanting sendoknya dan keluar. Diikuti Yong Ha.

Sun Joon ke perpustakaan. Yong Ha mengikutinya dan menyindir, tidak menghabiskan makan dan sembunyi di perpustakaan bukan ciri2 orang yang akan bertunangan tapi justru orang sedang patah hati.

Yong Ha melambai dan berkata : aku mengerti, orang seagung dirimu tidak akan jatuh dalam emosi seperti..cemburu? Iya kan?

Jika orang yang kau sukai ternyata menyukai orang lain aku yakin bahkan Kong Hu Cu juga akan cemburu. Beliau akan merasa iri, dan cemburu. Karena itu berarti dia adalah manusia.

Yong Ha : Apakah Lee Sun Joon sedang menipu diri sendiri? ...aku hanya ingin tahu.

In Soo bertekad akan menangkap Hong Byuk seo, tapi sebelumnya ia dipanggil Direktur Choi.
Direktur Choi berkata akan menghukum In soo selama 15 hari karena sudah berbuat kasar dalam pertandingan hoki.

In soo sama sekali tidak merasa bersalah dan berkata apa karena saya hanya anak Menteri Perang rendahan dan berani memukul anak Menteri Kiri Lee?

Jung Yak Yong menjawabnya : Itu benar, apalagi karena kau anak Menteri Perang dan terlebih Pemimpin siswa. Ini untuk peringatan, agar semua tahu bahwa setiap pelajar SKK yang salah akan dihukum, tanpa kecuali. Jangan lupa, orang yang makan, mencuci baju dan mengajarmu di SKK bukan orang tuamu melainkan rakyat negeri ini, di depan mereka kau mempermalukan SKK, itu kesalahan besar yang kau lakukan.

In Soo diam dan memandang Jung Yak Yong dengan tajam sambil mengepalkan tangan.

Malam tiba...

Semua sibuk berjaga. Menteri Ha mengerahkan pasukannya di jalan. Prof Jung memerintah semua pintu keluar di SKK ditutup rapat. Penjaga keamanan kampus dikerahkan dan Jung Yak Yong memerintah, kalau ada yang keluar, tangkap dan bawa menghadapku.

Jeongjo menunggu di Daejeon.

Jae shin sembunyi dan melihat semua pintu di gembok. Ia lompat tembok dan sembunyi lagi ketika seorang penjaga patroli. Penjaga itu merasa ada sesuatu tapi ia membiarkan saja. Sepertinya penjaga ini anak buah In soo.

Jae shin terus lari melompati tembok dan ia mendarat di rerumputan. Ketika akan berdiri ada orang yang menahannya. Gu Yong Ha berdiri di depan Jae shin : Mau pergi ke suatu tempat, Gul-oh?
Yong Ha : Jika mau main judi, aku bisa jadi tandinganmu, jika mau minum2 aku punya banyak di kamarku.

Jae shin tidak menanggapi dan terus jalan. Yong Ha menahannya, itu jebakan! Mereka akan menagkapmu.
Jae shin tertegun : kau...

Yong Ha tertawa getir : Apa kau pikir aku ini idiot yang tidak mengenali tulisan tangan teman-nya sendiri selama 10 tahun?

Jae Shin senyum dan tetap akan pergi. Yong Ha menahan-nya, jangan pergi, apa kau tidak takut? Kau bisa mati!
Jae shin : Mati? mengapa aku harus takut mati? hidup bagiku tidak lebih menyenangkan.

Yong Ha murka dan memukul Jae Shin! wow! fantastis..Gu Yong Ha...
Yong Ha : Jika hidup tidak lebih baik daripada mati..lalu apa artinya aku? Pergi! Pergi sana dan hiduplah seperti yang kau inginkan dan menghilanglah.

Jae shin : Lalu apa aku hanya melihat saja kalau hidup kakak-ku di nodai oleh pencurian dan pembunuhan? Kakak-ku mengorbankan nyawanya sendiri di depan mataku, terlebih, karena aku! Hidup seperti itu...apa pantas dikatakan sebagai hidup?

Yong Ha marah dan sedih, air matanya keluar tanpa dapat ditahan.

Jae shin : Gu Yong Ha kau tidak perlu cemas, aku tidak akan membiarkan mereka menyentuh rambutku. Aku akan kembali dengan selamat.

Hong Byuk Seo palsu mulai merampok dan ketika keluar, ia berhadapan dengan Hong Byuk Seo asli! Keduanya terlibat pertempuran. Jae Shin berhasil melukai Hong Byuk Seo palsu.

Hong Byuk Seo palsu lari menyembunyikan diri dan membuka topengnya, it's Cho Sun! (nice...)

Pasukan Menteri Ha mengepung Hong Byuk Seo dan mereka berhasil melukai Jae shin. Jae Shin terdesak dan pasti akan tertangkap kalau saja tidak datang dua pria misterius yang membantunya.

Jae shin bisa melarikan diri. Menteri Ha dan pengawalnya bingung, siapa mereka?
Kapten : Saya..saya tidak yakin, Tuan.

Kedua pria misterius itu memiliki ilmu beladiri tinggi dan dengan mudah mengalahkan pasukan menteri Ha. Mereka adalah pengawal pribadi Jeongjo yang sengaja dikirim Baginda untuk menyelamatkan Hong Byuk Seo.

Jeongjo senang ketika mendapat laporan dari Perdana Menteri Seo Jung Je kalau Hong Byuk Seo lolos, Jeongjo hanya bergumam : dasar orang bodoh.

Sun Joon masih di perpustakaan dan Yoon Hee masuk. Yoon Hee tanya apa Sun Joon menghindarinya.
Sun Joon : Benar2 imajinasi yang mengejutkan, apakah Kim Yoon Shik cukup penting bagiku, sehingga harus kuhindari?

Yoon Hee : Apa kau masih marah atas kejadian malam itu? Apa semuanya tidak berarti bagiu? saat yang kita alami bersama..apa itu semua tidak berarti dan akan hancur hanya karena kesalah pahaman kecil? Atau apa karena kau sangat mencintai gadis itu?

Sun Joon mencoba menghindar dari pertanyaan itu dan Yoon Hee menekankan : Aku mau bilang. Setelah kita meninggalkan SKK, kita tidak akan bertemu lagi satu sama lain. Sampai dengan saat itu, tidak-kah kita bisa berteman sebagai rekan sekamar? Apa aku tidak bisa mengharapkan itu? Jawab aku!

Sun Joon : dengar baik2 Kim Yoon Shik, aku tidak berniat kembali ke saat2 itu.

Yoon Hee sakit hati, ia menangis dan langsung keluar perpustakaan. Yoon hee lari.

Sun Joon masih berdiri termangu di perpustakaan, lalu merasa menyesal dan ia lari menyusul Yoon Hee. Sun Joon mencari Yoon Hee kemana-mana.

Sementara Yoon Hee yang masih lari dikejutkan dengan sesosok pria bertopeng yang jatuh kesakitan di depannya. Yoon Hee ketakutan, tapi memberanikan diri mendekat.

Ha In Soo juga mendapat laporan kalau Hong Byuk seo terluka dan lari ke SKK.

Pria itu meraih Yoon Hee, Yoon Hee sadar dia si Hong Byuk Seo, sambil memeluk Yoon Hee berkata : Ini bagus, aku berhasil tetap hidup.
Yoon Hee terbelalak ia kenal suara itu!

Jae shin membuka topengnya dan tersenyum melihat ke arah Yoon Hee.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar